Komputer berasal dari bahasa
latin, computare berarti ‘menghitung’
dan dalam Bahasa Inggris, to compute. Komputer
tidak hanya berfungsi sebagai alat hitung, penggunaannya juga sudah sangat luas
baik di supermarket pada kassa yang dapat mendeteksi harga barang melalui
barcode maupun telepon sebagai pendeteksi pulsa telepon dan menghubungkan komputer
dengan internet. Sekarang ini komputer mampu memberikan informasi dan sebagai
media telekomunikasi dengan menggunakan jaringan internet. Dalam dunia bisnis,
komputer mampu mendeteksi barang dengan barcode dan scanner, transfer uang
secara elektronik . Di perumahan, dalam dunia otomotif (automobile) digunakan sebagai petunjuk kapasitas bahan dengan
sistem stereo dan membantu membuat gambar animasi.
Secara umum komputer
didefinisikan sebagai perangkat elektronik yang dapat mengolah data menjadi
suatu informasi, dan dapat menjalankan program yang tersimpan dalam memori yang
bekerja dengan suatu aturan tertentu. Komputer, merupakan mesin yang dapat
bekerja optimal, berhitung, dan berkomunikasi secara elektronik, yang
dikendalikan oleh instruksi suatu program. Program ini tersimpan dalam memori
komputer yang dapat dipanggil kembali untuk melakukan suatu proses, dimana
hasil dari proses ini akan ditampilkan ke monitor ataupun printer.
Beberapa definisi menurut para ahli:
1.
Hamacher
berpendapat bahwa komputer adalah
mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input
digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di
memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.
2. Jhon J. Longkutoy berpendapat bahwa komputer
adalah alat pengolah data atau pemecah persoalan yang mampu menghasilkan
informasi yang diperlukan, tetapi penanganannya harus ditangani oleh ahli nya.
3. Fuori berpendapat bahwa komputer adalah
suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat,
termasuk perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmatika dan
operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.
4. Blissmer, komputer adalah suatu alat
elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
a.
Menerima input,
b.
Memproses input tadi sesuai dengan programnya,
c.
Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari
pengolahan,
d. Menyediakan
output dalam bentuk informasi.
Secara perkembangan komputer memiliki
arti yang sangat penting bagi dunia. Pada tahun 1942, penemuan komputer oleh
John V. Atanasoff merupakan salah satu dari peristiwa-peristiwa yang penting
dalam sejarah perkomputeran. Namun, ada beberapa penemuan dan peristiwa pada
masa sebelumnya yang mendasari itu semua. Sejarah komputer elektronik modern
memang dianggap mulai pada tahun 1942, tetapi penemuan-penemuan sebelumnyalah
yang lebih berperan dalam penemuan-penemuan komputer elektronik berikutnya.
Berikut ini akan diuraikan bagaimana penemuan-penemuan yang berperan terhadap
perkembangan komputer.
1.
Abacus
Abacus
sebagai alat hitung manual pertama di dunia. Abacus ditemukan sekitar 5000
tahun yang lalu. Kemampuan Abacus telah terbukti sejak digunakannya sebagai
alat penghitung di sekolah dan perbisnisan modern. Abacus lebih dikenal sebagai
cipoa (bahasa Cina). Walaupun awalnya Abacus ini berasal dari Negara Mesir,
tetapi karena kemampuannya yang membantu dalam menghitung kemudian dibawa oleh
orang-orang Cina ke negerinya, dan kemudian berubah namanya menjadi cipoa
(sempoa).
2.
Pascaline
Blaise
Pascal (1623-1662), seorang ahli filosofi dan matematika, menemukan alat
penghitung mekanik pertama yang berupa mesin. Alat tersebut diberi nama
Pascaline. Pascaline menggunakan roda penghitung untuk menjumlahkan suatu
bilangan. Penemuan Blaise Pascal ini sangat terkenal dan dipuji oleh
orang-orang sampai ke seluruh Eropa. Kelemahan Pascaline adalah sukar untuk
diperbaiki jika rusak dan yang bisa memperbaikinya hanya Blaise Pascal sendiri.
Kelemahan Pascaline tersebut menyebabkan orang menganggap alat tersebut terlalu
kompleks. Hingga pada pertengahan tahun 1960, alat hitung dengan desain “roda
penghitung”ini masih digunakan dan selanjutnya ketika ditemukannya alat
penghitung elektronik, alat ini dianggap usang dan mulai ditinggalkan.
3.
Difference
Engine
Charles
Babbage (1792-1871) telah ikut berperan pula dalam mempercepat perkembangan
komputer. Sejak 1800-an ia berusaha memajukan perkomputeran di bidang hardware.
Charles Babbage menemukan sebuah mesin hitung yang disebut dengan difference
engine yang dapat melakukan perhitungan tabel matematika. Pada tahun 1834,
ketika bermaksud mengembangkan mesin penghitung difference engine, Babbage
menemukan ide mengenai analytical engine (mesin analis). Jadi, konsep
difference engine ini dilandasi oleh ide analytical engine. Orang-orang yang skeptik
menyebut penemuannya dengan nama Babbage’s Folly (kebodohan Babbage). Babbage
bekerja dengan mesin penganalisanya hingga meninggal. Pemikiran-pemikiran
Babbage
yang terperinci (hasil penelitiannya) menggambarkan karakteristik dari komputer elektronik
modern. Semenjak Babbage dilahirkan pada era teknologi elektronik, mesin
berhitung elektronik mungkin telah ditemukan jauh sebelumnya. Ironisnya, para
pelopor sebelumnya dalam pengembangan mesin berhitung elektronis tidak sadar
akan idenya mengenai memori, printer, punched-card dan serangkaian program
pengontrol.
4.
Punched
Card
Punched-card
ditemukan oleh orang Perancis yang bernama Joseph-Marie Jacquard
(1752-1834). Lubang merupakan inti dari punched-card dan kartu-kartu tersebut
menunjukkan desain untuk tenunan. Babbage ingin menerapkan konsep punched-card
dari alat tenun Jacquard untuk analytical engine-nya. Pada tahun 1843, Lady Ada
Augusta Lovelace menilai punched-card tersebut bisa dirancang untuk
menginstruksikan mesin analisis milik Babbage untuk mengulang operasi-operasi
tertentu. Atas penilaiannya, beberapa orang menganggap Lady Lovelace sebagai
programmer pertama (walaupun masih diperdebatkan). Munculnya Pemrosesan Data
Otomatis The U.S. Bureau of Cencus tidak menyelesaikan sensus sejak tahun 1880
sampai hampir 1888. Pimpinan Bureau segera menghentikannya sebelum berlangsung
selama 10 tahun.
5.
Hollerith
(Pemroses Data Otomatis)
Komisi
The U.S. Bureau, Herman Hollerith seorang ahli statistik menggunakan
keahliannya dalam menggunakan punched-card untuk sensus pada tahun 1890. Dengan
pemrosesan punched-card dan mesin Hollerith (Hollerith’s punched-card machine),
sensus bisa selesai dalam waktu 2,5 tahun. Inilah dimulainya pemrosesan data
secara otomatis. Jerih payah Dr. Hollerith membuktikan sekali lagi bahwa
“kebutuhan merupakan ibunya penemuan”. Hollerith mendirikan Tabulating Machine
Company dan menjual produknya ke seluruh dunia. Permintaan mesin Hollerith
menyebar sampai ke Rusia. Sensus pertama di Rusia (1897) menggunakan mesin
Hollerith. Pada tahun 1911, Tabulating Hollerith Company merger dengan beberapa
perusahaan lain dan berganti nama menjadi Computing-Tabulating-Recording
Company.
6.
Electromechanical
Accouting Machine
Electromechanical
Accounting Machine Hasil (output) dari mesin Hollerith masih harus ditulis
tangan, sampai pada tahun 1919 Computing-Tabulating-Recording Company
mengumumkan telah menciptakan printer/lister yang lama kelamaan merubah jalan hidup
perusahaan tersebut. Untuk mengembangkan jangkauannya, pada tahun 1924
perusahaan tersebut merubah namanya menjadi International Business Machine
Corporation (IBM).Sampai pertengahan tahun 1950, teknologi punched-card
diperbaiki dengan penambahan beberapa alatnya serta kemampuan yang lebih
pintar. Pada setiap kartu biasanya mengandung sebuah record (misal nama dan
alamat), pada pemrosesan punched-card juga ada yang disebut
sebagai unit record processing (satu kartu = satu record). Walaupun pemrograman
interaktif dan on-line data entry telah membuat punched-card secara ekonomis
usang, kita masih bisa menemukannya di tempat terpencil (mungkin tidak di
Indonesia).
Keluarga
dari mesin punched-card Electromechanical Accounting Machine (EAM) tersedia
dengan card punch, verifier, reproducer, summary punch, interpreter, sorter,
collator, calculator, dan mesin akunting. Kebanyakan dari alat-alat tersebut di
program untuk melakukan operasi khusus dengan menyisipkan papan kontrol yang prewired.
Sebuah panel yang berbeda terhubung (wired) untuk tiap
jenis operasi untuk bekerja.
Pemrosesan Punched-card Ruangan mesin yang menggunakan punched-card telah membuka lowongan kerja. Beberapa ruangan tersebut mirip sebuah pabrik. Punched-card dan hasil cetakan dari printer dipindahkan dari alat lain ke yang lainnya dengan menggunakan gerobak tangan. Tingkat kebisingannya tidak jauh berbeda dengan sebuah pabrik mobil.
Pemrosesan Punched-card Ruangan mesin yang menggunakan punched-card telah membuka lowongan kerja. Beberapa ruangan tersebut mirip sebuah pabrik. Punched-card dan hasil cetakan dari printer dipindahkan dari alat lain ke yang lainnya dengan menggunakan gerobak tangan. Tingkat kebisingannya tidak jauh berbeda dengan sebuah pabrik mobil.
Untuk mempersiapkan arsip-arsip punched-card yang akan diproses, kartu-kartu tersebut harus sudah tersortir dan tersusun. Karena setiap alat-alat punched-card beroperasi secara bebas, beberapa langkahnya disebut “langkah-langkah mesin” yang dibutuhkan untuk menghasilkan keluaran. Dalam sekali langkah, tiap arsip membaca satu kartu dalam satu waktu. Pada kebanyakan sistem informasi modern, hanya bagian dari database yang dibutuhkan saja yang diproses, biasanya dalam satu langkah.
No comments:
Post a Comment